Langsung ke konten utama

Postingan

Cahaya terang dikejauhan

Kali ini aku ingin mengungkapkan keresahaanku belakangan ini, sudah berminggu - minggu tak kuat rasanya menahan perasaan ini sendiri. Bahkan dia yang ku perjuangkan pun tak mau berjuang bersamaku. Naas lah aku, aku hanya berjalan dengan kepincangan dan berputar putar sekeliling saja. Sampai ku tahu apa alasannya, ternyata dia sudah memiliki orang lain dihatinya. Ironi! Kutuliskan sebuah puisi, maaf jika puisiku ini tak dirangkum secara baik dan sesuai hukum merangkai puisi yang benar. Cahaya terang dikejauhan Dibalik cendela yang tak pernah terbuka seutuhnya Dibalik bilik yang tak pernah berubah sama sekali Dibalik canda, senyum, marah dan rasa keingintahuan mu terhadapku Dibalik manis atau keruhnya keadaan didalam ruang hampa dengan internet sebagai peyangga dan telepon genggam sebagai sarananya Pertanyaan yang selalu muncul dikepalaku ialah kenapa aku bisa jatuh dipelukanmu? Ku tak tau, sungguh! Siapa dirimu sebenarnya, kau indah, kau baik, kau perhatian i...

Waktu

Sumber sudah tertera! "Jangan gengsi, terus kejar mimpi. Setiap kali ragu hinggap, berarti kamu memiliki dua pilihan : mendengar kata setan atau berjuang."  Sebagai manusia yang tumbuh setengah - setengah (bukan berarti kejantanan saya juga, itu tak perlu diragukan! ehehehe) saya bergerak terlalu lamban menyadari terlalu lamban dan berfikir pula terlalu lamban. Parahnya lagi sampai sekarang (mungkin karena kelambanan saya) saya belum memahami benar apa yang dikatakan hidup. Setiap langkah setiap jengkal tanah yang kulalui kutak pernah benar benar ada disana. Saat ini atau dengan siapa. Nampak anak kecil yang sedang menonton tv era 50'an "Cobalah menulis dengan seadanya dirimu, jangan bergurau dengan kejujuran. Tulislah dengan pengalaman yang pernah kau lakukan rasakan dan waktu yang berkurang setiap detiknya" "Itu bukumu maka itu harus kamu" - pidi baiq Hehehe. mungkin atau kadang kalian agak ribet ya membaca tuli...

GELAP.

Gelap adalah sebuah cerpen yang saya remake dari cerpen "Aku tidak akan pulang, sebab aku tidak akan pernah pergi" dari Bella trinur hayati. Disini Seberkas cahaya masuk diantara celah cendela yang tertutup rapat. Dengan perlahan delia mulai membuka kedua matanya, Ferdi suami Delia duduk disamping Delia, ia tidak sabar melihat reaksi delia saat melihatnya. Rasa cinta Ferdi terhadap Delia memanglah tak bisa diragukan lagi, tapi dengan keadaan Delia saat ini Ferdi mulai ragu dengan perasaanya terhadap Delia. Mungkin mengubur perasaan cinta terhadap Delia akan lebih logis dengan realita sikap Delia yang berubah-ubah setiap harinya. Delia mengamati jelas foto yang terpampang disudut kamar, Delia merasa pernah melihat pria yang ada didalam foto dengan apa yang ia mimpikan tadi malam. “Selamat pagi Del, mau langsung mandi atau sarapan dulu?” sapa Ferdi dengan senyum menawan. “Siapa kamu?!” Tanya Delia terkejut melihat pria yang ia tidak kenal duduk disampingnya. ...

Belakangan ini suka melamun

Pribadi yang bodoh adalah pribadi yang lebih mengutamakan pemikiran terlebih dahulu, bukannya perbuatan. Plonggoh.  Sebenarnya apasih arti plongoh itu sendiri, dan kenapa aku berani memakai kata ini yang mana sebagian orang memilih mempampangkan nama atau nama kerennya dalam blog pribadi mereka, dan plongoh? Apakah ini adalah nama kerenku dan dari mana kata ini bisa disebut keren? ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Aku ingin mematahkan mitos, lusa kemaren aku berada di pesisir selatan pulau jawa, lebih tepatnya di pantai wedi ombo gunung kidul! Tak sendiri aku disitu, ada teman-temanku juga. Disana aku berenang memaki celana yang berwarna hijau! Mungkin aku terlalu ngegas nulisnya, ehehehe. maaf. Kita sering mendengar dari cerita cerita masyarakat yang isinya kurang lebih begini "Barang siapa yang memakai baju atau pakaian yang bewarna hijau di pantai laut selatan, maka kita akan terbawa arus dan di...

Rasa hormatku, teramat dalam.

Dikesempatan ini aku tak ingin bertele-tele untuk menceritakan kisah hidupku. Aku sendiri merasa bimbang dan masih bertanya-tanya ; apakah aku melanjutkan untuk menceritakan kisah hidupku disini atau aku merubah gaya dengan mengisi blog ini dengan cerpen-cerpen yang kubuat. Aku bingung. Ehehehe Baik lah aku ingin bercerita kali ini, lebih tepatnya curhat. Jika kalian berkenan, tinggalkan coment di kolom komentar dibawah ini. Mereka pernah hidup dan masih hidup sampai saat ini, berhenti beranggapan kalau umur mereka tak lebih panjang dari umurmu. Karena harfiahnya hanya tuhan yang mengetahui kapan kehidupan itu akan berakhir. Di bulan ramadhan kemaren atau bicaralah bukan di bulan ramadhan saja. Di bulan-bulan lainnya, misalnya desember saat natal atau perayaan keagamaan lainya yang terkadang bisa juga acara ini dibuat untuk merayakan kelahiran atau kesyukuran. Acara bagi-bagi sedekah bisa berupa uang atau barang, baik barang kebutuhan pokok atau sekunder. Jika kita melihat dengan...

Harus berawal dari rasa sakit?

"Bu aku harus ke jogja" Kataku mengawali pembicaraan.       "Ngapain?" Kata ibu sedikit kaget "Aku pengen ngejar cita citaku bu disana." "Jogja kota impianku" Ku jelaskan ibu tentang impianku dan obsesiku dengan kota jogja, jujur saja sudah lama ku ingin pergi dari rumah dan merantau kesana.      ..... "Terserah kamu le, ibu ngga bisa apa-apa kalau kamu ngeyel gini" Kata ibu pasrah. Sebenarnya perkataan ini bukan jawaban yang aku tunggu untuk keseriusanku, tapi tak apa lah semoga ini juga termasuk restu ibu. Aku pun berhasil, berada dikota yang menjadi impianku. Disana dengan mudah aku bisa kemanapun tanpa harus meminta izin dari ibu, kegembiraan ini tak bisa diungkapkan dengan kata atau perbuatan. "Aku ingin menakhlukan kota ini" Bilangku dalam hati. Merasa aku harus mandiri, dengan modal awal 50 ribu yang kupinjam dari hasil penjualan online kakaku aku harus irit, seirit iritnya disini. Tapi naas cuma 3 hari aku bisa b...

Cukup lelah untuk merasa salah

Puisi : Penyihir berantai. Mulut mereka berbisa, meracuni yang didekatnya.       Penampilan aduhai, diberi kelebihan yang maha kuasa. Tapi dibuat yang tak seharusnya. Hati mereka teracuni oleh harta, jika tak uang. Maka benda.       Bermuka lebih, lebih dari dua. Muka busuk! Iblis-pun terpikat kepada mereka, apalagi kurcaci, semut-pun terkecoh.       Sungguh kasian mereka, karena mereka kekal di dalamnya. Neraka Entah kenapa diriku belakangan ini merasakan sesuatu yang kurang enak, merasa resah untuk sesuatu yang tak ketahui benar tidaknya. Mungkin kalian mau membaca curhatanku ini, jika tidak maka itu kembali pada keputusan kalian masing-masing. Ini hanya coretanku, sebuah kumpulan kata, menjadi kalimat dan akhirnya terbentuk rapi menjadi paragraf yang kububuhkan dalam internet melalui keputusan hati dan pikiran yang lumayan panjang. Tak lepas dari masalah sosial belakangan ini, dengan headline anak abg yang hamil diluar n...